Krisis ekonomi yang menimpa Indonesia adalah pelajaran berharga tentang pentingnya integritas dalam menghadapi setiap masalah, khsusnya di bidang moneter dan perbankan. Sebagaimana diketahui, industri perbankan menyimpan sejumlah potensi dalam memicu instabilitas perekonomian suatu negara, bahkan perekonomian global. Tanpa kepercayaan masyaakat, bank akan ambruk dan menimbulkan efek domino.
Integritas pelaku merupakan bagian penting dalam praktik bisnis perbankan yang didasarkan pada tata kelola perusahaan yang baik. Perbankan yang kokoh dengan permodalan kuat dan kelembagaan yang sesuai berdasarkan good corporate governance tidak akan berarti jika lingkungan di luar perbankan masih menerapkan praktik-praktik buruk. Peningkatan integritas perbankan nasional akan membawa konsekuensi bagi integritas nasional, atau setidaknya bagi kemajuan perekonomian. Selain itu, peningkatan integritas perbankan juga memerlukan program yang berkesinambungan melalui peningkatan budaya kerja.
Buku tentang Budaya Kerja Perbankan dan Integritas masih belum banyak. Tulisan-tulisan mengenai sektor keuangan, governance, pentingnya pendidikan, maupun praktik budaya kerja lingkungan perbankan baru bisa muncul kemudian, dan memperkaya isi buku ini. Namun, buku ini tidak hanya memuat teori-teori Budaya Kerja dan Integritas, tetapi juga dilengkapi dengan pengalaman dan aplikasi di berbagai perusahaan. Buku ini merupakan suatu bukti bahwa kaum cendikia negeri ini masih ada dan dapat memberi sumbangan nyata dalam membangun budaya kerja perbankan menuju integritas melalui sejumla tulisan.
Belum ada ulasan.